RAIH PERAK. Susunan Pemain starter Tim Sulsel, berdiri; 51-Syaiful; 71-Andri, 14-Asnawi Mangkualam, 6-Muh Alia Al Fuad, 5-Nur Hidayat, 23-Adi Setiawan (c); Lalu jongkok 94-M. Fadhlan Gufran, 4-Wasyiat Hasbullah, 2-Abdul Azis, 18-Siswanto, 36-Ahmad Hari Satria. Pada laga final, tim sepakbola PON Sulsel hanya mampu meraih perak. (dok internet)


MAKASSAR-RONG - Pelatih Tim Sepakbola PON Sulawesi Selatan Syamsuddin Umar, mengaku tetap bangga dengan penampilan anak asuhnya saat kalah adupenalti dari tim Jawa Barat pada final sepakbola Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat, Rabu (28/9/2016).
 
Pada laga yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung tersebut, tim PON Sulsel yang dipimpin kapten Ady Setiawan kalah adu penalti 5-4, setelah imbang 0-0 di waktu normal dan perpanjangan waktu.
 
“Meski kalah, saya tetap bangga dengan permainan mereka. Anda bisa lihat sendiri di televisi bagaimana mereka tampil penuh semangat yang tinggi dengan sportivitas yang sangat tinggi,” ujar mantan pelatih PSM Makassar ini. 
 
“Tapi sayangnya, pertandingan final ini dinodai oleh tindakan tidak terpuji penonton tuan rumah. Akibat gangguan sinar laser kepada pemain kami, dua penendang gagal melakukan eksekusi dengan sempurna,” kata Syam.
 
Dalam adu penalti, pencetak gol tuan rumah Jawa Barat adalah Alfath Fatier, Gebry Haryadi, Gian Zola, Pian Hadiansyah dan Sugianto. Hanya Erwin Ramdani saja yang gagal memasukkan bola karena berhasil ditangkap kiper M Syaiful.
 
Sementara di kubu tim sepakbola Sulsel, Ady Setiawan berhasil memasukkan bola disusul Fachri Muslim, Fadhlan Gufran, Wasyiat Hasbullah. Lalu dua penendang Sulsel, Irfan Arfandi dan Muh Alia Al Fuad gagal memasukkan bola. (*)

Tags makassar smartcity

Baca juga

Penulis : Infomakassarrong