Wakil Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) Polman, Patmawati SKM MKes


POLEWALI, INFORONG - Seorang dosen muda diharapkan rutin memberikan stimulus dalam menghidupkan semangat untuk terus mengembangkan metode perkuliahan.


Hal itu diungkapkan Wakil Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) Polman, Patmawati SKM MKes, dalam rilis ke tribun, Selasa (25/12/2018).


Patmawati mengatakan, untuk dosen-dosen muda, sebaiknya senantiasa berdiskusi, meminta pendapat dari teman-teman dosen yang lebih dulu memiliki pengalaman tentang proses pembelajaran.


“Berusaha belajar hal baru yang tidak hanya dilakukan di lingkungan kampus semata tapi juga di berbagai bidang yang mampu memberikan informasi,” jelasnya.


Terkait dengan penelitian, kata Patmawati, para dosen muda sebaiknya mengambil kesempatan dengan aktif berkompetensi dalam aktivitas penelitian yang sering dibuka Kemenristekdikti.


“Boleh saja berkolaborasi meneliti bersama dengan teman-teman dosen antar-perguruan tinggi lain dan turut berperan pada riset pendahuluan,” jelasnya.


Menurut Patmawati, seorang dosen adalah peranan tanggung jawab yang sangat mulia, tidak hanya untuk melaksanakan Tri Dhama Perguruan Tinggi.


Tetapi, seorang dosen harus mampu menciptakan manusia yang senantiasa menjunjung tinggi akhlak dan budaya melalui proses pembelajaran.  


“Menanamkan motivasi yang tinggi untuk terus belajar dan mencari hal yang baru bagi mahasiswa,” lanjutnya.


Di daerah, ungkap Patmawati, tentunya sedikit mengalami kesulitan, baik dari segi sarana, prasarana dan ekonomi tetapi dapat memanfaatkan melalui pengenalan media informasi.


“Proses pembelajaran e-learning serta diskusi baik di dalam maupun di luar kelas secara bertahap, dapat menjadi salah satu langkah untuk menghindari kejenuhan dalam menerima materi melalui ceramah” jelasnya. (*)



Penulis : Infomakassarrong