illustrasi model ekstasi

MAKASSAR, INFORONG - Satresnarkoba Polrestabes Makassar mengungkap jaringan narkoba, sebelum Malam Tahun Baru 2019 di Makassar.

 

Dalam pengungkapan tim Satresnarkoba Polrestabes tersebut, ditemukan sekira 900 butir ekstasi yang siap edar. Ekstasi tersebut diungkap dari jaringan narkoba Lapas Bolangi, Kabupaten Gowa dari tanggal 20 sampai 25 Desember 2018.

 

Kasatresnarkoba Polrestabes Makassar Kompol Diari Astetika menjelaskan, pengungkapan jaringan narkoba ini, ada lima tersangka yang berhasil ditangkap dari jaringan ini.

 

"Ada lima tersangka, buktinya jenis sabu dan ekstasi yang rencana diedar malan tahun baru," ungkap Diari saat rilis kasus di Mapolrestabes, Rabu (26/12/2018).

 

Seperti diketahui, dalam pengungkapan jaringan narkoba, pihak Satresnarkoba mengamankan dua wanita, Lina (38) dan Shanty (36) bersama tiga pelaku lainnya.

 

Tiga pelaku tersebut adalah, Ardi (32), Dian (24) dan Rahmat alias Abang (32). Mereka ditangkap secara terpisah, dari pengembangan tanggal 20 Desember.

 

Kata Kompol Diari, awalnya Shanty dan Lina diamankan bersama bukti narkoba sabu 8 saset, 100 butir ekstasi, dan alat hisap sabu di Jl Minasa Upa, Makassar.

 

Selain Shanty dan Lina, Satresnarkoba juga amankam lelaki Ardi di Minasa Upa blok 10 Rappocini. Bersama bukti, satu sachet sabu yang dimiliki pelaku Ardi.

 

Otak jaringan narkoba Lapas, Rahmat alias Abang ditangkap di Lapas Narkoba Bolangi Kabupaten Gowa. Di kamar Blok A, nomor 1, tanggal 25 Desember lalu.

 

Kompol Diari menjelaskan, jaringan ini yang mengendalikan adalah Abang dari Lapas Bolangi. Sementara penyimpan obat ekstasi milik Abang, adalah Dian.

 

Peran Dian, akan menunggu perintah langsung melalui telepon seluler Abang dari Lapas Bolangi. Ekstasi tersebut lalu diserahkan ke Lina untuk diedarkan. (*)



Penulis : Infomakassarrong